BAHAN AJAR GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR DUA LINGKARAN
1. Mengenal garis singgung
lingkaran
Pernahkah kalian memperhatikan rantai sepeda yang menghubungkan
pedal dan roda belakang? Apa saja komponen yang ada di sana? Ya, di sana terdapat dua gir yang
berbentuk lingkaran bergerigi yang dihubungkan oleh rantai. Panjang rantai haruslah tepat, tidak terlalu ketat dan
tidak terlalu longgar. Panjang rantai tersebut menunjukkan salah satu penerapan
garis singgung lingkaran dalam hal ini garis singgung persekutuan luar dua
lingkaran.
Sumber gambar: https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/
Gambar 1: Sepeda dan Rantai sepeda
Kali ini akan diuraikan garis singgung lingkaran. Apa itu garis singgung lingkaran?. Untuk mengenal garis singgung lingkaran, cermati uraian berikut.
Uraian ini menggambarkan definisi garis singgung
lingkaran yaitu:
Dari definisi di atas, kita dapat mengenal garis singgung dan bukan
garis singgung suatu lingkaran.
Perhatikan gambar!. Garis berwarna
merah dan banyak titik pada lingkaran yang di potong oleh garis tersebut.
Sumber: As’ari
et. All, 2016
Gambar 3; Perbedan garis singgung dan bukan garis singgung.
Perhatikan kembali Gambar 1. Gambar 1 menunjukkan bahwa ukuran sudut yang terbentuk antara jari-jari dan garis singgung lingkaran adalah sudut siku-siku.
2.
Garis singgung persekutuan luar dua lingkaran
Pada mata pelajaran IPA, Saudara mempelajari tentang fenomena gerhana
bulan. Terdapat daerah umbra dan penumbra pada saat terjadinya gerhana bulan.
Bagaimana menentukan daerah umbra dan penumbra tersebut? Perhatikan gambar
gerhana bulan yang terjadi pada tanggal 28 Juli 2018 berikut ini. Saudara akan
menemukan satu lagi penerapan garis singgung persekutuan luar sekaligus
persekutuan dalam pada penentuan daerah umbra dan penumbra.
Sumber gambar:
Sutaunti, 2019
Gambar 4: Gerhana bulan 28
Juli 2018
Misal kita memiliki dua lingkaran dengan pusat P dan Q. Jari-jari lingkaran P dan Q
berturut-turut adalah r1
dan r2. Garis singgung persekutuan luar lingkaran P
dan Q adalah ruas garis terpendek yang meninggung kedua lingkaran tersebut
dan tidak melalui daerah di antara kedua lingkaran. Perhatikan Gambar 5. Ruas
garis FH adalah satu dari dua garis singgung persekutuan luar lingkaran P dan
Q. Tititk F adalah titik singgung pada lingkaran P, tititk H adalah titik
singgung pada lingkaran Q.
Menentukan Panjang Garis Singgung Persekutuan Luar Dua Lingkaran
Untuk menentukan panjang
garis singgung persekutuan P dan Q, Cermati
beberapa informasi penting berikut!
1.
Garis singgung FH menyinggung lingkaran P dan
Q masing-masing tepat di satu titik.
2.
Dari titik F dan P dapat
dibuat jari-jari lingkaran
P
sepanjang r1 dan siku-siku dengan FH.
3.
Dari titik H dan Q dapat
dibuat jari-jari lingkaran Q sepanjang r2 dan siku-siku
dengan FH.
Dari ketiga informasi
tersebut, dapat dibuat
ilustrasi sebagai berikut
Gambar 6: Garis FH garis singgung
persekutuuan luar lingkaran P dan Q Perhatikan
ruas garis FH dan jari-jari FP dan HQ pada gambar di atas. Kita
mendapatkan informasi bahwa ruas garis FH tegak lurus dengan jari-jari
FP dan
HQ. Dengan demikian, dapat dibuat garis yang
menghubungkan titik Q dengan titik S pada PF, sedemikian sehingga SF=r2 . Diperoleh gambar baru.
Gambar 7 Garis SQ sejajar
dengan garis FH Setelah gambar
terbentuk, perhatikan segiempat SQHF.
1.
Panjang SF = HQ = r2
2.
ÐSFH = ÐQHF sama-sama siku-siku! Mengapa?
Berdasarkan gambar terlihat bahwa QS sejajar dengan FH. Akibatnya ÐFSQ dan ÐHQS adalah sudut siku-siku. Dengan kata lain, segiempat SQHF adalah persegi panjang. Akibatnya
adalah panjang QS = FH
Sekarang perhatikan segitiga PSQ.
Terdapat beberapa informasi yaitu:
1.
Sudut QSP berpelurus dengan sudut QSR
(Sudut QSR siku-siku), sehingga
sudut QSP juga siku-siku. Dengan kata
lain, segitiga PSQ berupa segitiga
siku-siku dengan sudut siku-siku di S.
2. Panjang PS=r1 – r2
Berangkat dari informasi tersebut, dengan menggunakan
teorema Pythagoras kita dapat menentukan panjang QS.
QS2 =PQ2 – (r1 – r2)2
![]()
QS = √𝑃𝑄2 – (𝑟1 – 𝑟1)2
Untuk lebih memahami, silakan cermati contoh berikut.
Contoh 1
Perhatikan gambar!,
Gambar menunjukkan bahwa AB
adalah garis singgung
persekutuan luar dua lingkaran yang berpusat di P dan Q.
Hitunglah panjang AB.
Alternatif Jawaban:
Dari gambar diperoleh:
Jarak kedua titik
pusat lingkaran (PQ) = 13 cm,
Panjang jari-jari lingkaran pertama (r1) = 7 cm, panjang jari-jari lingkaran kedua, r2 = 2 cm,
Ditanyakan:
Panjang garis singgung persekutuan luar (AB)= …
Penyelesaian:
Jika pada gambar tersebut
kita tarik garis sejajar AB dari titik Q, maka kita peroleh garis QC.
Dengan demikian, terbentuk segitiga siku-siku PQC siku-siku di C
Dengan demikian,
![]()
QC = √𝑃𝑄2 − (𝐴𝑃 − 𝐵𝑄)2
![]()
QC = √𝑃𝑄2 − (𝑟1 − 𝑟2)2
![]()
= √132 − (7 − 2)2
![]()
= √169 − (5)2
![]()
= √169 − 25
![]()
= √144
= 12
Karena QC sejajar AB, maka panjang garis singgung AB adalah 12 cm
Contoh 2
Diketahui panjang garis singgung persekutuan luar dua
lingkaran 12 cm dan jarak kedua pusat lingkaran tersebut 13 cm. Jika panjang
salah satu jari-jari lingkarannya adalah 3 ½ cm, maka hitunglah jari-jari
lingkaran yang lain!
Alternatif jawaban:
Diketahui:
Misal l garis
singgung lingkaran, p jarak kedua titik pusat lingkaran.
Panjang garis singgung persekutuan luar l = 12 cm
Jarak kedua
titik pusat lingkaran p = 13 cm Jari-jari lingkaran r2 = 3,5 cm
Ditanyakan: r1 = …
Penyelesaian :
l2 = 𝑝2 − (𝑟1 − 𝑟2)2
122 = 13² – (r1
– 3,5)²
![]()
144 = 169 – (r1 – 3,5)²
(r1 – 3,5)² = 169 -144 (r1 – 3,5)² =
25
(r1 – 3,5) = √25
(r1 – 3,5) = 5
r1 = 5 +
3,5
r1 = 8,5
Jadi jari-jari
lingkaran yang lainnya
adalah 8,5 cm








Komentar
Posting Komentar